Senin, 19 Maret 2012

AIRSOFT BUKAN SENJATA !!

Kenapa ersop tidak bisa disebut sebagai senjata ???


Pada dasarnya "senjata" adalah sebutan untuk suatu media yang dapat berupa benda, tindakan, ucapan, dll yang digunakan untuk menjatuhkan, meng-counter, atau melumpuhkan seseorang atau sesuatu.

senjata sendiri dapat dikategorikan sebagai:
-Senjata Mematikan.
-Senjata tidak mematikan.
-Senjata mainan.



SENJATA MEMATIKAN
Dari nama diatas bisa dibayangkan bahwa senjata yang digunakan dapat berpotensi menghilangkan nyawa atau memiliki daya rusak yang besar. Tidak harus berbentuk senapan, tapi apapun itu selama dianggap dapat berpotensi besar membahayakan nyawa seseorang.

SENJATA TIDAK MEMATIKAN
Senjata jenis ini adalah senjata yang potensi untuk menghilangkan nyawa seseorang kecil, atau setidaknya hanya dapat melumpuhkan tanpa ada resiko kehilangan nyawa.

SENJATA MAINAN
Adalah senjata yang pemanfaatannya hanya sebagai media hiburan dengan potensi untuk mematikan atau melumpuhkan sangat kecil. Pada dasarnya semua benda di dunia dapat dijadikan sebagai senjata. namun semuanya itu haruslah dipandang berdasar jenisnya tersebut.
sebuah batu pada kodratnya bukanlah senjata, tapi terkadang pemanfaatannya dapat dijadikan sebagai senjata. dan ini artinya pemanfaatan tersebut telah melampui kodrat batu tersebut. dan tentunya ini salah.
Sebuah benda yang pada dasarnya dibuat,dibentuk,diciptakan sebagai jenisnya (seperti yang disebut di atas) adalah benar apabila dimanfaatkan sesuai jenisnya tersebut.

Dalam hal ini, dimanakah posisi ersop?
Ersop tentunya berdasarkan jenisnya berada pada jenis mainan dimana pemanfaatannya hanyalah sebatas untuk hiburan belaka tanpa ada unsur untuk saling menyakiti, oleh karena itu adalah hal yang bijak agar kita tidak merubah fungsi ersop menjadi benda yang yang dapat melukai atau bahkan mencelakai orang lain.

kenapa ersop tidak boleh disebut senjata?
Di dunia ini kita tidak dapat berharap semua orang akan tahu dan paham dengan apa yang kita pikir, begitu juga komunitas ersop. Kita yang paham mungkin mengerti memang benar ersop adalah senjata...tapi senjata mainan dan seperti diatas..kita tahu apa tujuan dari senjata mainan tersebut.

Masyarakat awam umumnya menganalogikan "senjata" sebagai suatu benda yang berbahaya, dapat melukai, atau bahkan menghilangkan nyawa seseorang.

Sebelumnya tentu kita tahu, dalam suatu masyarakat budaya apapun bentuknya apapun kelasnya pastilah memiliki suatu etiket. coba anda pikir, kebudayaan atau kelompok masyarakat mana yang tidak memiliki etika atau kaedah? tentu semuanya ada, bahkan preman-pun memiliki kaedah, aturan, norma, etika yang mesti mereka taati dan kita sebagai suatu komunitas ersop  memiliki etika tersebut,  agar jalannya komunitas ini dapat dilaksanakan dengan baik sebagaimana tujuan utama dari komunitas ini.

Oleh karena itu komunitas ersop di indonesia   memiliki etika untuk menghilangkan kata "senjata" untuk menyebut ersop dengan maksud agar masyarakat terbiasa menganggap dan memandang ersop sebagai mainan yang tidak berbahaya serta untuk memperkenalkan kepada masyarakat awam bahwa ersop adalah suatu hobi dan olahraga yang tidak mengerikan. Dari sini saya anggap pembaca dapat paham.

Terus mungkin ini anda anggap mengada-ngada atau berlebihan, silahkan. Anda bebas beropini. Tapi beropinilah dengan cerdas. Saya tidak melarang siapapun yang masuk ke forum ini untuk ikut menyebut airsoftgun sebagai mainan atau cukup ersop saja. Anda bebas menyebutnya sebagai apa…senjata?oke...terserah anda. Tapi sebagaimana komunitas sosial lainnya, bila anda tidak mengikuti etika…silahkan anda bergabung dengan komunitas lain.
Tapi camkan ini...apabila suatu saat nanti pemerintah atau yang berwenang mengganggap ersop sebagai senjata yang berbahaya...siapa yang akan anda salahkan?
 pemerintah kah?
aparat berwenang kah?
atau kita sendiri?
Anda bisa saja berbicara bahwa mereka (pemerintah dan aparat) tidak mengetahui ersop sebenarnya..apakah dengan begitu mereka salah?
Analoginya....
Anda tinggal di suatu rumah,tapi anda tidak pernah keluar rumah(besosialisasi) anda hanya melakukan apa yang anda tahu. Akhirnya penduduk sekitar men-judge anda sebagai seorang penjahat atau teroris, dan akhirnya anda ditangkap atau setidaknya di proses di kemanan setempat.
siapa yang disalahkan?
anda?
atau penduduk?
Dengan etika seperti itulah kita mensosialisasikan bagaimana ersop sebenarnya, Kita harus dapat menunjukkan bahwa kita memiliki aturan, memiliki visi dan tujuan. Sehingga nantinya diharapkan kita akan lebih diterima oleh masyarakat. Dan dengan menunjukan kepada pemerintah dan aparat bahwa kita memiliki aturan yang tegas maka merekapun akan mempercayakan segala aktifitas kita tanpa ada gangguan dari mereka. Tapi bagaimana apabila kita tidak memiliki aturan?? Pemerintah akan mengeluarkan aturan mereka sendiri yang tentunya tidak akan sesuai dengan apa yang menjadi kenyataan di komunitas ersop itu sendiri.

Saya anggap disini pembaca dapat mengerti dan memahami, dan mau bekerjasama untuk mengharumkan nama ersop di bumi Indonesia.

sumber : Putra "Parker" Poerba

Tidak ada komentar: